Sabtu, 15 Maret 2014

cara membuat es blewah strawberry

Blewah yang segar akan menyejukkan tenggorokan setelah seharian berpuasa, dan stroberi yang kaya rasa akan menjadi bonus tambahan bagi lidah. Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 1 buah blewah (520 gram) keruk panjang 10 buah stroberi potong 3 bagian 1/2 kaleng leci potong 4 bagian 345 ml air leci 750 ml air 200 gram gula pasir 5 sendok teh air jeruk lemon 375 gram es batu Cara Pengolahan : Rebus air leci, air, dan gula pasir sampai larut. Ukur 1.200 ml. Angkat dan dinginkan. Masukkan blewah, stroberi, dan leci. Aduk rata. Tambahkan air jeruk lemon. Aduk rata. Sajikan dengan es batu. Untuk 5 porsi

Surat Pribadi Untuk Orang Tua

Contoh Surat Pribadi Untuk Orang Tua Kepada Yth, Ayahanda dan Ibunda Di Tasikmalaya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Singkat saja untuk ketahuan Ayahanda dan Ibunda bahwa Ananda disini dalam keadaan sehat walafiat, semoga Ayahanda dan Ibunda serat adik - adik saya dirumah dapat mengalami hal yang sama pula, Amin. Ayahanda dan Ibunda, surat yang Ananda kirimkan lewat teman ini, sekedar Ananda mau beri tahu Ayahanda dan Ibunda bahwa hari ini Ananda telah menyelesaikan ujian dengan baik. Untuk itu pada liburan minggu depan Ananda rencana pulang ke Sorong, jika Ayahanda dan Ibunda mengizinkan. Itu saja yang ingin Ananda sampaikan kepada Ayahanda dan Ibunda. New York, 1 Mei 2013 Ananda

Mengubah Cerpen Menjadi Naskah Drama

Mengubah Cerpen Menjadi Naskah Drama Pada sebuah malam… Ana bertengkar hebat dengan ibunya. Penuh amarah yang membuncah, akhirnya Ana meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Dalam perjalanannya, ia baru menyadari sama sekali tdk membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai dan mencium harumnya aroma masakan sang pedagang bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkuk, tetapi tak sepeser uang pun di kantongnya. Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ” Ya, tetapi, aku tidak membawa uang,” jawab Ana dengan malu-malu “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu.” Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.. “Ada apa nona?” tanya si pemilik kedai. “Tidak apa-apa. Aku hanya terharu,” jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi. Tetapi ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah,” ucapan Ana disertai sedu-sedan sambil meneruskan curahan hatinya, “Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri.” Pemilik kedai setelah mendengar perkataan Ana menarik nafas panjang… “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini. Aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterimakasih kepadanya? Dan, kau malah bertengkar dengannya.” Ana, terhenyak mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tidak berpikir tentang itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterimakasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan, hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya. Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur. Makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang”. Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya. Ia langsung bersimpuh penuh air mata dihadapan ibunya. Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterimakasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat (keluarga) khususnya orang tua, kita semestinya berterimakasih hingga habis usia dilekang waktu. Sumber cerita di atas diambil dari Pelajaran Dari Semangkuk Bakmi setelah di ubah, cerita di atas menjadi seperti ini…….. Berterimakasih Pada suatu malam Ana bertengkar hebat dengan ibunya. Penuh amarah yang memuncak, akhirnya Ana meninggalkan rumah tanpa membawa apapun di perjalanannya, ia baru menyadari sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan ia melewati kedai dan mencium harumnya aroma masakan sang pedagang bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkuk, tetap tak sepeserpun uang di kantongnya pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata. Pemilik kedai : ”Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi ?“ Ana : “Ya, tetapi aku tidak membawa uang.”(malu-malu) Pemilik kedai : “ Tidak apa-apa aku akan mentraktirmu. Silahkan duduk, aku akan memasakkan semangkuk bak mi untukmu.” Tidak lama kemudian pemilik kedai membawa semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. Pemilik kedai : “Ada apa nona?” Ana : “ Tidak apa-apa aku hanya terharu (sambil mengusap air matanya). Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi. Tetapi ibuku sendiri, setelah denganku, ia mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah (ucapan Ana disertai sedu-sedan sambil meneruskan curahan hatinya), kau seorang yang baru kukenal, tetapi dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri.” Setelah mendengar perkataan Ana, pemilik kedai menarik nafas panjang. Pemilik kedai : “ Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini. Aku hanya memberimu semangkuk bakmi tetapi ibumu, kau malah bertengkar dengannya.” Ana terhenyak mendengar hal tersebut. Ana :” Mengapa aku tidak berpikir tentang itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterimakasih, tetapi kepada ibuku yang memasak untuk selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan, hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.” Ana segera menghabiskan bakminya , lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat di perjalanan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah. Ibu Ana : “ Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapka makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur. Makanan akan menjadi dingin jika tidak memakannya sekarang”. Pada saat itu Ana tidak bisa menahan tangisannya. Ia langsung bersimpuh air mata di hadapan ibunya. Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterimakasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang tua, kita semestinya berterimakasih hingga habis usia dilekang waktu.

How to Make Avocado Juice

How to Make Avocado Juice Ingredients: Avocado Sugar Ice Milk Procedure: First, put some pieces of avocado into a blender. Second, put some ice cube into the blender. Third, put 2 spoonful of sugar. Fourth, blend them. Fifth, pour the juice into a glass. Sixth, pour some milk into the glass. Finally, the avocado juice is ready to serve.

biodata dorami

Dorami (ドラミ) Dorami.jpg Adik perempuan Doraemon yang berwarna kuning, pandai beres-beres, bersih-bersih, mencuci dan memiliki tenaga sepuluh ribu daya kuda. Orangnya apik dan benci terhadap ketidakrapihan, dan lebih rajin dibandingkan Doraemon. Ia juga selalu serius dan tidak bisa diajak bercanda; inilah yang membuat Nobita kurang menyukainya. Meskipun begitu, Dorami sebenarnya adalah robot yang baik dan sering menolong Nobita dan teman teman ketika mereka dalam kesulitan. Hidetoshi Dekisugi (出木杉英才) Anak yang tampan dan pintar dalam pelajaran maupun olahraga, sering menjadi nomor 1 di kelas. Dekisugi selalu dicemburui Nobita karena sering membantu Shizuka dalam pelajaran Walaupun begitu Dekisugi tidak pernah dendam bahkan sekali waktu membantu Nobita dalam banyak hal. Selain itu, Dekisugi juga pandai menggambar dan memasak.

biodata Suneo Honekawa

Suneo Honekawa (骨川スネ夫) Suneo.gif Anak berwajah rubah dari keluarga kaya yang sering memamerkan kekayaannya di depan Nobita dan membuat Nobita merengek ke Doraemon agar bisa menyaingi Suneo. Walaupun begitu, Suneo sebenarnya adalah seorang anak yang sangat manja, mudah menyerah, dan penakut. Ia masih sering mengompol dan kadang harus memakai popok sewaktu tidur. Ia juga seorang narcisistdan sering berbohong untuk menjaga harga dirinya. Teman terdekatnya adalah Giant meskipun sebenarnya ia memendam dendam terhadap Giant yang suka mengambil dan merusak mainannya. Hobinya adalah memandangi cermin, mengumpulkan perangko dan barang antik lainnya, membuat pramodel, membuat foto panorama, dan bermain remote control. Suneo mempunyai wawasan yang luas di bidang sains dan adalah pendesigner yang bertalenta. Cita-citanya adalah menjadi seorang designer pakaian berkelas. Suneo memiliki seorang adik laki-laki bernama Sunetsugu. Ia tinggal bersama pamannya di New York, Amerika Serikat dan jarang pulang keJepang. Meskipun begitu, Suneo dan Sunetsugu sering berkomunikasi lewat surat. Sunetsugu sangat bangga dengan Suneo karena dalam suratnya, Suneo selalu berbohong untuk membanggakan dirinya; misalnya dengan mengatakan bahwa ia adalah anak yang paling pintar di sekolah, paling kuat di lingkungan, dan disukai banyak perempuan. Suneo juga memiliki sepupu bernama Sunekichi yang sering membuatkan remote control untuknya.

biodata Takeshi Goda

(nama panggilan: Giant, Jaian dalam romaji; 剛田武、ジャイアン) 755716 1209884173.jpg Seorang pengganggu yang namanya didasarkan pada kata bahasa Inggris giant (raksasa), cepat marah dan sangat senang menyanyi walaupun suaranya kurang memadai. Ia juga sering mengadakan konser atau resital di lapangan dan mengundang semua temannya untuk datang dan mendengarkan, walaupun sebenarnya mereka tidak suka. Cita-citanya adalah menjadi penyanyi dan bisa tampil di televisi. Namun dibalik semua itu, Giant adalah seorang anak kuat yang dapat diandalkan ketika teman-temannya berada dalam kesulitan. Giant juga mempunyai hobi lain yakni memasak, meskipun hasilnya juga tidak memuaskan. Selain memasak dan menyanyi, Giant mempunyai hobi yang ia rahasiakan dari teman-temannya: bermain rumah-rumahan dengan boneka-boneka miliknya.Giant juga sangat sayang sama adiknya,dan giant sangat takut jika ibunya memarahi dirinya.